Ringkasan konsep Sunni Sukacita dalam skala ketidaktahuan Kegembiraan dalam skala ketidaktahuan memiliki ciri-ciri sebagai berikut Pertama, sumber kegembiraan dan ekspresinya Entah membenamkan diri dalam hal-hal yang diperbolehkan hingga melupakan akhirat Atau dia bersukacita karena tidak menaati Tuhan atau mengungkapkan kecerobohan dan kejahatannya Kedua, orang-orang sombong ini bergembira karena ilmu pengetahuan palsu, filsafat, dan kebudayaan mereka yang rusak Dimana setan memperindah dan mempercantik pikiran mereka dan mereka berargumentasi dengan kebenaran Allah SWT berfirman: Ketika rasul-rasul mereka datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka bergembira atas ilmu yang mereka peroleh Dan apa yang mereka olok-olok menimpa mereka Ketiga, kegembiraan mereka dalam kemunafikan dan kesombongan Allah SWT berfirman: Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang bergembira atas apa yang telah dicapainya dan senang dipuji atas apa yang belum dikerjakannya Jangan mengira bahwa mereka akan selamat dari siksa, dan mereka akan mendapat siksa yang pedih Keempat, kegembiraan mereka atas musibah yang menimpa umat Islam Allah SWT berfirman: Jika kebaikan menimpa kamu, maka kamu akan berbuat jahat terhadap mereka Dan jika suatu musibah menimpa kamu, mereka berkata, “Kami telah membereskan urusan kami sebelumnya,” dan mereka berpaling sambil bergembira. Kelima, kegembiraan dalam keberpihakan terhadap kepalsuan Tuhan Yang Maha Esa berfirman: Setiap pihak bergembira atas apa yang dimilikinya Keenam, kegembiraan mereka atas cemoohan dan celakanya orang-orang beriman Allah SWT berfirman, “Orang-orang yang berbuat kejahatan termasuk orang-orang yang beriman dan tertawa.” Jika mereka melewatinya, mereka akan mengedipkan mata Dan jika mereka berpaling kepada keluarganya, mereka menjadi malu Ringkasan konsep Sunni