Ringkasan konsep Sunni Penafsiran yang menghalangi penebusan Yang dimaksud adalah tafsir dalam memahami nash kedua wahyu tersebut dengan pemahaman yang bertentangan dengan pemahaman para pendahulu dan kaidah syariat. Orang seperti itu akan dimaafkan sampai kesalahpahamannya dijelaskan kepadanya Maka dia tidak akan dimaafkan setelah itu jika dia meneruskan penafsirannya yang salah Seolah-olah dia menafsirkan firman Tuhan Yang Maha Esa Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh atas apa yang mereka makan, jika mereka bertakwa kepada Allah dan beriman serta mengerjakan amal shaleh Kemudian takut dan beriman, lalu takut dan berbuat baik Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik Bahwa siapa yang beriman, bertakwa, beramal shaleh, dan beramal shaleh Tidak ada salahnya dia meminum alkohol Orang seperti itu tidak kafir dalam menghalalkan khamr karena penafsirannya yang salah Sebaliknya, ini menunjukkan kepadanya kesalahan dan kerusakan penafsiran ini Jika dia bersikeras pada penafsirannya yang salah setelah hal itu dijelaskan kepadanya Tidak mungkin setelah itu Dan tafsir yang menghalangi orang tertentu untuk dinyatakan kafir sampai hilang kecurigaannya Penafsiran itulah yang tidak sampai mengganggu hukum syariah Atau jatuh ke dalam perangkap yang jelas Atau itu berarti mengingkari apa yang disampaikan oleh Rasulullah SAW Atau dia mengingkari suatu prinsip yang tanpanya agama tidak dapat didirikan Seperti penafsiran para bidah esoterik dan filosof Yang melibatkan ateisme dan kekafiran pada Hari Akhir Dan mengganggu ketentuan syariah Mengurangi biaya dan menjadikan hal-hal yang tabu diperbolehkan