Berhentilah dan belajarlah tentang para sahabat, ulama dan tokoh-tokoh Sebuah tantangan baru dari saya Saya salah satu sahabat ulama dari suku Dus Saya tumbuh sebagai anak yatim piatu dan berimigrasi miskin Saya adalah seorang gembala upahan dengan imbalan makanan sehari-hari Saya mengenal seekor kucing yang biasa saya pelihara, rawat, dan mainkan Jadi saya mulai meneleponnya dan nama panggilan saya lebih diutamakan daripada nama saya Saya masuk Islam melalui tangan sahabat besar Tufayl bin Omar radhiyallahu 'anhu Pada periode antara Perjanjian Hudaybiyyah dan penaklukan Khaybar Kota tersebut membawa Muhajir dan Rasulullah SAW ke Khaybar Dulu aku mengajak ibuku masuk Islam, tapi dia menolak Jadi suatu hari aku meneleponnya dan dia menjadi marah padaku dan memberitahuku sesuatu yang tidak kusukai tentang Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Maka aku mendatangi Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, sambil menangis Maka aku berkata, Ya Rasulullah, aku mengajak ibuku masuk Islam, namun dia menolaknya Jadi aku meneleponnya hari ini dan dia marah padaku dan memberitahuku sesuatu yang aku benci tentangmu Jadi saya berdoa kepada Tuhan untuk membimbingnya masuk Islam Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tersenyum dan berdoa untuknya Jadi aku keluar darinya dengan gembira, dan ketika aku pulang, aku mendapati pintunya tertutup Ibu saya mendengar suara kaki saya dan berkata, “Di mana kamu, Nak?” Dan aku mendengar derasnya air Maka ibuku mencuci dan mengenakan baju besinya, lalu membuka pintu dan berkata, “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Tuhan.” Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya Aku tidak bisa merasakan kegembiraan itu, maka aku kembali menemui Rasulullah SAW, sambil menangis kegirangan. Saya juga datang kepadanya beberapa waktu yang lalu, menangis karena sedih Maka aku berkata, ya Rasulullah, sampaikan kabar gembira. Tuhan telah mengabulkan doamu dan membimbing ibuku masuk Islam Dia bersyukur kepada Tuhan, memujinya, dan berkata baik Maka aku berkata, ya Rasulullah, aku berdoa kepada Allah agar aku dan ibuku mencintai hamba-hamba-Nya yang setia Dan dia mencintai mereka untuk kita Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata Ya Tuhan, jadikanlah hamba-Mu ini dan ibunya tercinta di antara hamba-hamba-Mu yang setia Dan dia mencintai mereka berdua Tidak ada seorang mukmin yang mendengar tentangku atau melihatku, namun mencintaiku apa adanya