Berhentilah dan belajarlah tentang para sahabat, ulama dan tokoh-tokoh Sebuah tantangan baru dari saya Saya salah satu sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian Salah satu tuan dari kaum pendatang dan mereka yang hijrahnya terhitung dua hijrah Dia dikenal karena Al-Qur'an, pengetahuan, dan yurisprudensi Saya menyaksikan Khaybar dan seterusnya bersama Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian Ia berpartisipasi bersama para khalifah setelahnya dalam penaklukan Islam Ketika Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menyelesaikan Hunayn Pamanku Abu Amer mengirim pasukan ke Awtas Dia mengirimku bersamanya, dan kami bertemu Duraid bin Al-Samah Jadi Duraid terbunuh dan Tuhan mengalahkan teman-temannya Paman saya Abu Amer tertembak di lutut Jadi saya bergegas menghampirinya dan berkata, “Paman, siapa yang menembakmu?” Dia menunjuk seorang pria dan berkata, “Itulah pembunuh orang yang menembak saya.” Jadi aku mendatanginya dan mengikutinya Ketika pria itu melihatku, tidak Jadi saya mengikutinya dan mulai memberitahunya: Jangan malu untuk berdiri teguh Dia membela saya dan kami bertarung dengan dua pukulan pedang Jadi aku membunuhnya Lalu aku kembali menemui pamanku dan berkata, “Semoga Tuhan membunuh temanmu yang menembakmu.” Dia berkata, "Lepaskan anak panah itu," dan aku mencabutnya Air keluar dari sana Dia berkata, “Wahai keponakanku, sampaikan salamku kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian.” Dan katakan padanya untuk meminta maaf padaku Dan dia mengangkatku sebagai penggantinya atas rakyat Dia tinggal sebentar dan kemudian meninggal Kemudian saya kembali ke kota Jadi saya memasuki Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, di rumahnya Maka kuceritakan padanya kabar kami dan kabar pamanku Abu Amer Dan saya menyuruhnya membaca, “Pamanku, semoga damai sejahtera menyertaimu.” Dia meminta Anda untuk meminta maaf padanya Maka dia, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, meminta air dan berwudhu Lalu dia mengangkat kedua tangannya hingga aku melihat bagian putih ketiakku Dia berkata, “Ya Tuhan, maafkan Abu Amer.” Ya Tuhan, jadikanlah dia diatas banyak ciptaan-Mu di hari kiamat Maka aku berkata, ya Rasulullah, datanglah kepadaku dan mohon ampun Maka dia mendoakan saya dan berkata, “Ya Tuhan, ampunilah dosanya.” Dan berilah dia pintu masuk yang terhormat pada hari kiamat Saya berbicara dengan orang-orang suatu hari dan memberi tahu mereka Kami pergi bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dalam kampanyenya Kami berenam melarikan diri, di antara kami ada seekor unta yang kami lacak Kaki kami terluka dan kuku kami rontok karena berjalan terlalu lama Kami terbungkus kain di kaki kami Pertempuran itu disebut Pertempuran Dhat al-Riqa' Saat kita biasa membalut kaki kita dengan kain lap Lalu aku benci hal ini terjadi Karena takut pamer dan mungkin membocorkan sebagian karya saya Siapa saya?