WEBVTT

00:00:00.180 --> 00:00:08.320
Ringkasan konsep Sunni

00:00:08.320 --> 00:00:11.320
Tuhan Yang Maha Esa mempunyai dua kehendak

00:00:11.320 --> 00:00:16.000
Pertama, kemauan yang sah

00:00:16.000 --> 00:00:18.399
Inilah perintah-Nya, Yang Mahakuasa

00:00:18.399 --> 00:00:23.000
Dan kewajiban-kewajiban-Nya yang sah yang Dia sukai dan ridha terhadap hamba-hamba-Nya

00:00:23.000 --> 00:00:25.399
Hal ini digambarkan sebagai kemudahan

00:00:25.399 --> 00:00:27.399
Seperti yang difirmankan Tuhan Yang Maha Esa

00:00:27.399 --> 00:00:31.800
Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu

00:00:31.800 --> 00:00:33.329
Kedua

00:00:33.530 --> 00:00:36.829
Kehendak universal

00:00:36.829 --> 00:00:41.229
Ini adalah ketetapan dan takdir Tuhan yang Dia tetapkan di alam semesta

00:00:41.229 --> 00:00:45.229
Apa yang ditetapkan Tuhan mungkin merupakan apa yang dimaksudkan oleh hukum

00:00:45.229 --> 00:00:47.630
Mungkin tidak demikian

00:00:47.630 --> 00:00:51.030
Seperti halnya adanya ketidakpercayaan terhadap kenyataan

00:00:51.030 --> 00:00:52.729
Tuhan Yang Maha Esa bersabda

00:00:52.729 --> 00:01:00.329
Jika kamu kafir, maka Allah Maha Merdeka darimu, dan Dia tidak merestui kekafiran pada hamba-hamba-Nya.

00:01:00.329 --> 00:01:01.729
Intinya

00:01:01.829 --> 00:01:03.630
Itu adalah keinginan yang sah

00:01:03.630 --> 00:01:07.930
Ini adalah apa yang Tuhan inginkan dari kita, dan Dia mengasihi dan berkenan terhadapnya.

00:01:07.930 --> 00:01:09.829
Dan keinginan universal

00:01:09.829 --> 00:01:12.230
Itu adalah apa yang Tuhan inginkan bagi kita

00:01:12.230 --> 00:01:15.829
Tidak perlu mencintai dan menerimanya menurut hukum Islam

00:01:15.829 --> 00:01:19.730
Sebaliknya, mungkin dilarang dan tidak disukai oleh agama dan hukum

00:01:19.730 --> 00:01:24.030
Sebaliknya, dia ingin agar kebijaksanaan dan keadilannya diuji

00:01:24.030 --> 00:01:26.129
Dan untuk kepentingannya kita tidak tahu

00:01:26.129 --> 00:01:27.930
Dan dia mengetahuinya

00:01:28.030 --> 00:01:31.730
Hal ini dirangkum melalui dialog menggunakan referensi dan metonimi

00:01:31.730 --> 00:01:34.930
Terjadi perdebatan antara dua orang Mu'tazilah yang mengingkari takdir

00:01:34.930 --> 00:01:37.750
Dan seorang Sunni yang membenarkan Tuhan

00:01:37.750 --> 00:01:39.549
kata Al-Mu'tazili

00:01:39.549 --> 00:01:42.750
Maha Suci Dia yang menjauhi maksiat

00:01:42.750 --> 00:01:48.250
Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menghargai kejahatan dan pelanggaran

00:01:48.250 --> 00:01:49.849
kata Sunni

00:01:49.849 --> 00:01:54.650
Maha Suci Dia yang tidak jatuh ke dalam kekuasaan-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki

00:01:54.650 --> 00:01:59.379
Ia ingin kebaikan dan kejahatan terjadi sesuai dengan kuasa Tuhan

00:01:59.379 --> 00:02:01.379
tanya Al-Mu'tazili

00:02:01.379 --> 00:02:04.480
Apakah Tuhan kita suka tidak ditaati?

00:02:04.480 --> 00:02:07.079
Al-Sunni membantahnya dengan mengatakan:

00:02:07.079 --> 00:02:11.270
Akankah Tuhan kita tidak ditaati oleh penipuannya?

00:02:11.270 --> 00:02:14.770
Ringkasan konsep Sunni
