Berhentilah dan belajarlah tentang para sahabat, ulama dan tokoh-tokoh Sebuah tantangan baru dari saya Saya salah satu sahabat dari suku Aslam Dia dikenal karena keahlian menunggang kuda, memanah, dan keberaniannya Saya adalah pembalap kuda tercepat Ada adegan terkenal dalam kehidupan Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan setelah dia Saya berjanji setia kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, untuk mati di bawah pohon tiga kali Saya bertarung tujuh pertempuran dengannya Rasulullah SAW mengajak kita untuk berbaiat di bawah akar pohon pada hari Hudaybiyyah. Maka orang-orang pertama berjanji setia kepadanya Kemudian dia berjanji setia dan berjanji setia Meski dia berada di tengah-tengah orang Dia mengatakan kepada saya bahwa dia berjanji setia Aku berkata, “Aku telah berjanji setia kepadamu, wahai Rasulullah, di antara manusia pertama.” Dia juga berkata Jadi saya berjanji setia padanya untuk kedua kalinya Kemudian dia berjanji setia dan berjanji setia Sekalipun itu termasuk orang terakhir Dia, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata kepadaku Apakah kamu tidak berjanji setia padaku? Aku berkata, “Aku telah berjanji setia kepadamu wahai Rasulullah, di antara manusia pertama dan manusia.” Dia juga berkata Jadi saya berjanji setia padanya untuk ketiga kalinya Saya ditanya tentang janji setia itu Untuk apapun yang Anda janjikan kesetiaan pada saat itu Jadi saya katakan tentang kematian Dan Tuhan Yang Maha Kuasa mengungkapkannya kepada kita Allah telah ridha terhadap orang-orang yang beriman Saat mereka berjanji setia padamu di bawah pohon Dia tahu apa yang ada di hati mereka Maka Dia memberikan ketenangan kepada mereka Dia menghadiahi mereka dengan kemenangan segera Pada hari Khaybar Saya tertabrak dan kaki saya patah Jadi saya datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian Dia meniupkan tiga isapan ke dalamnya Dan menghapusnya Saya tidak mengeluh tentang kaki saya Setelah jam itu Dan dalam Pertempuran Hawaz Kami tinggal bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian Dalam beberapa hal Lalu datanglah mata-mata musuh Unta miliknya hilang Kemudian dia maju untuk makan siang bersama orang-orang Dan dia melihat Kami memiliki kertas lemah di belakang Lalu dia segera pergi Dia mengambil untanya dan melarikan diri Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata Cari dia dan bunuh dia Itu ditunjuk untuk musuh Jadi aku mengejarnya sambil berdiri Hingga aku mengambil moncong unta dan menggigitnya Saat dia meletakkan lututnya di tanah Aku mengambil pedangku dan memukul kepalanya Maka aku membawa untanya dan apa yang ada di dalamnya untuk mengendarainya Maka Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menerima saya Dan dia memberiku semua jarahannya Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengirim saya kembali Berulang kali Dia mengusap wajahku berulang kali Dia meminta maaf padaku berulang kali Jumlah jari di tanganku Siapa saya? semoga