Berhentilah dan belajarlah tentang para sahabat, ulama dan tokoh-tokoh Sebuah tantangan baru dari saya Saya adalah hamba Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan putra tuannya Dan cintanya, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan anak cintanya Saya lahir sebelum hijrah dan hidup di bawah payung Islam Saya dibesarkan di rumah ramalan Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, sangat mencintaiku Dia biasa membawaku dan mengambil Al-Hasan, semoga Tuhan meridhoi dia Dia berkata: Ya Tuhan, cintailah mereka, karena aku mencintai mereka Dia, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, biasa membuatku duduk di pahanya dan berdoa untukku Dia sering menggendongku di depannya dengan menunggang kuda Dia sangat memperhatikan saya Suatu hari hidungku terasa dingin, maka Nabi Muhammad SAW menginginkannya Semoga Dia menyingkirkan orang berdosa dariku dengan tangan-Nya yang mulia Aisha radhiyallahu 'anhu berkata, "Biarkan aku menyeka lubang hidungnya, wahai Rasulullah." Dia, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata, “Wahai Aisha, cintailah dia, karena aku mencintainya.” Saya berkulit gelap dan ayah saya berkulit putih Yang membuat masyarakat meragukan keaslian silsilah saya dengan ayah saya, semoga Allah ridha dengan beliau Untuk perbedaan warna kulit kita Suatu hari saya tidur dengan ayah saya dan kami menutupi kepala kami dengan selimut Kami memperlihatkan kaki kami Kemudian Mujaz Al-Madlaji, Al-Qaif, melewati kami Dia mengatakan bahwa sebagian dari kaki ini adalah milik orang lain Ketika dia melihat kesamaan di antara mereka Nabi Muhammad SAW sangat senang dengan hal ini Sampai dia memasuki Aisha, semoga Tuhan meridhoinya Rahasia wajahnya bersinar karena kegembiraan dan kabar gembira atas apa yang dikatakan Al-Qaif Dan untuk membantah perkataan orang-orang yang membicarakan kami tanpa sepengetahuannya Amirul Mukminin, Omar bin Al-Khattab radhiyallahu 'anhu, duduk pada suatu hari Dana Bayt al-Mal dibagi di antara umat Islam Maka dia memberikan bagiannya kepada putranya, Abdullah Lalu giliranku Jadi Omar memberi saya dua kali lipat apa yang dia berikan kepada putranya, Abdullah Abdullah bertanya kepada ayahnya dan dia menjawab Mengapa kamu lebih memilih dia daripada aku? Saya bersaksi bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian Kecuali dia bersaksi Umar menjawabnya dan berkata: Anakku Dia lebih dicintai Rasulullah daripada kamu Dan ayahnya lebih dicintai Rasulullah daripada ayahmu Maka aku lebih memilih cinta Rasulullah SAW, daripada cintaku Para sahabat mengetahui statusku bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian Maka ketika mereka ingin memberikan syafaat kepada Rasulullah mengenai wanita yang mencuri Mereka datang kepadaku untuk menjadi perantara baginya Mungkin Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, akan menerima dari saya Ketika saya berbicara dengannya tentang hal itu Wajah Rasulullah SAW menjadi berubah warna Dan dia berkata Apakah Anda berbicara kepada saya tentang salah satu batasan Tuhan? Jadi saya takut dan berkata Mohon ampun kepadaku wahai Rasulullah Saat hari sudah sore Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memberikan pidato Dia memuji Tuhan sebagaimana Dia layak menerimanya Lalu dia berkata Adapun setelahnya Dia menghancurkan orang-orang sebelum kamu Jika seorang bangsawan mencuri dari mereka, mereka akan meninggalkannya Jika yang lemah di antara mereka mencuri, maka mereka menjatuhkan hukuman kepadanya Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada ditangannya Jika Fatima binti Muhammad telah mencuri Tangannya akan dipotong Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan Dengan wanita itu Jadi dia memotong tangannya Itu adalah tulisan cincinku Cinta Rasulullah Siapa saya? Bagikan jawaban Anda kepada kami di komentar di bawah video Kami akan mengkonfirmasi jawaban yang benar di komentar Kalau episode berikutnya keluar, Insya Allah