Ringkasan konsep Sunni Membangun argumen Membangun argumen berbeda-beda tergantung waktu, tempat, dan orang Argumen tersebut dapat diajukan terhadap orang-orang kafir pada waktu yang berbeda dari waktu yang lain, atau di tempat yang berbeda dari waktu yang lain Hal ini juga didasarkan pada seseorang tanpa seseorang Entah karena kurangnya kecerdasan dan daya pengamatannya Seperti muda dan gila Juga karena tidak memahaminya Ibarat orang asing yang tidak mengerti pembicaraan Tidak ada penerjemah yang menerjemahkan untuknya Hal ini seperti orang tuli yang tidak dapat mendengar apapun dan tidak mampu memahami Dan ketidaktahuan yang membuat seseorang dimaafkan Dialah yang tidak mampu menghilangkannya dan tidak mampu mengangkatnya Kalau tidak, kapan seseorang bisa mengetahui kebenaran? Maka dia gagal atau berpaling darinya Oleh karena itu, ia terkena dosa kelalaian dan kelalaian