WEBVTT

00:00:00.180 --> 00:00:08.769
Ringkasan konsep Sunni

00:00:08.769 --> 00:00:12.660
Pendidikan dengan hukuman

00:00:12.660 --> 00:00:17.660
Hukuman itu sendiri tidak tercela atau dilarang

00:00:17.660 --> 00:00:20.660
Hal ini tidak membahayakan entitas individu atau anak

00:00:20.660 --> 00:00:25.660
Seperti yang diklaim oleh beberapa doktrin pendidikan pada masa pra-Islam kontemporer

00:00:25.660 --> 00:00:31.730
Nabi Muhammad SAW memerintahkan agar anak tersebut didisiplin karena meninggalkan shalat

00:00:31.730 --> 00:00:33.729
Dan dia berkata

00:00:33.729 --> 00:00:36.729
Ajaklah anak-anakmu untuk shalat tujuh tahun

00:00:36.729 --> 00:00:39.729
Dan kalahkan mereka untuk sepuluh

00:00:39.729 --> 00:00:44.729
Namun yang perlu kita putuskan dan tekankan adalah sebagai berikut

00:00:44.729 --> 00:00:46.729
Pertama

00:00:46.729 --> 00:00:51.729
Hukumannya tidak boleh bersifat fisik dan moral

00:00:51.729 --> 00:00:54.729
Hal pertama yang dilakukan pendidik

00:00:54.729 --> 00:00:57.729
Sebaliknya, hal itu harus dimulai dengan imbalan

00:00:57.729 --> 00:00:59.729
Tapi menurutnya itu berguna

00:00:59.729 --> 00:01:01.729
Pergi ke hukuman

00:01:01.729 --> 00:01:05.859
Ini dimulai dengan moral sebelum indrawi

00:01:05.859 --> 00:01:07.859
Kedua

00:01:07.859 --> 00:01:10.859
Perbedaan individu antara satu anak dan anak lainnya diperhitungkan

00:01:10.859 --> 00:01:16.859
Jenis hukuman dan dosis yang diperlukan diputuskan dengan bijak

00:01:16.859 --> 00:01:23.859
Ada seorang anak yang menganggap penolakannya sebagai hukuman jera yang berdampak pada hati nuraninya

00:01:23.859 --> 00:01:27.859
Dia mengatasi hukuman itu dan melanjutkan ke hukuman lain

00:01:27.859 --> 00:01:33.859
Faktanya, gejalanya tidak berlangsung lama jika dicukupi sedikit saja

00:01:33.859 --> 00:01:38.859
Anak lain tidak peduli kecuali melalui hukuman sensorik

00:01:38.859 --> 00:01:43.140
Orang ini menggunakan apa yang bermanfaat baginya

00:01:43.140 --> 00:01:45.140
Ketiga

00:01:45.140 --> 00:01:52.140
Pendidik harus memperhatikan bahwa hukumannya juga sesuai dengan kejahatannya dari segi kuantitas

00:01:52.140 --> 00:01:59.140
Dia tidak memiliki dosis hukuman tetap yang dia gunakan secara merata untuk setiap kasus

00:01:59.140 --> 00:02:04.140
Hal ini akan membuat anak dikira melakukan pelanggaran berat

00:02:04.140 --> 00:02:08.430
Asalkan hukumannya sama dengan hukuman terhadap anak di bawah umur

00:02:08.430 --> 00:02:10.430
Keempat

00:02:10.430 --> 00:02:15.430
Demikian pula, yang pertama adalah ancaman hukuman, bukan penerapan hukuman yang sebenarnya

00:02:15.430 --> 00:02:20.430
Karena hal itu menyimpan ketakutannya yang terus-menerus dalam jiwa anak itu

00:02:20.430 --> 00:02:22.430
Selain ritmenya yang tinggi

00:02:22.430 --> 00:02:28.430
Yang mungkin menyebabkan anak menjadi terbiasa dan tidak takut
