Ringkasan konsep Sunni Pemikiran pembenaran interpretatif Pemikiran seperti ini ada pada sebagian orang Ia selalu berusaha merasionalisasi dan membenarkan kesalahannya sendiri atau kesalahan orang yang dicintainya Pembenaran adalah tipuan setiap pelaku kesalahan Bahkan penjahat paling keras dan paling berbahaya sekalipun Dia selalu menemukan pembenaran atas kejahatannya yang menyesatkan orang Atau dia bisa membela diri di hadapan pengadilan Pintu penafsiran adalah pintu yang berbahaya Kejahatannya dalam sejarah Islam sangat besar dan keji Tidak ada kejahatan pembunuhan atau korupsi Kecuali jika Anda menemukan dari pelakunya penafsiran dan pembenaran terhadapnya dengan keraguan rasional dan hukum Apakah Usman dan Ali radhiyallahu 'anhu dibunuh kecuali dengan penafsiran dan pembenaran? Apakah terjadi peperangan antar umat Islam kecuali dengan penafsiran dan pembenaran? Apakah ulama dibunuh dan dipenjarakan dan apakah mereka diuji di hadapan Tuhan Yang Maha Esa? Kecuali dengan penafsiran yang korup dan pembenaran yang tidak bermoral Tujuan dari pemikiran yang interpretatif dan dapat dibenarkan Melarikan diri dari tanggung jawab karena melalaikan suatu kewajiban atau melakukan perbuatan terlarang Menghindari tanggung jawab adalah cara memproyeksikan kesalahan kepada orang lain Sebagai sosok yang membenarkan keterbelakangan dan kelemahan umat Islam saat ini dengan kekuasaan dan dominasi musuhnya Dia menginvasi negara-negara Muslim hanya secara militer dan intelektual Hal ini terutama bukan disebabkan oleh cacat internal dalam jiwa dan jajaran umat Islam Seperti yang difirmankan Tuhan Yang Maha Esa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai Dia mengubah keadaan diri mereka sendiri Beliau bersabda, “Dan jika kamu sabar dan bertakwa, tipu muslihat mereka tidak akan merugikan kamu sedikit pun.” Tuhan meliputi apa yang mereka lakukan