Ringkasan konsep Sunni Amal sukarela Dalam hal membelanjakan uang karena Allah, Islam tidak puas dengan kewajiban zakat Sebaliknya, amal sukarela adalah undang-undang Dia mendesaknya dengan kuat Tuhan Yang Maha Esa bersabda Laki-laki dan perempuan yang bersedekah dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, akan berlipat ganda bagi mereka, dan mereka akan mendapat pahala yang besar. Dan Yang Mahakuasa berkata Percayalah kepada Tuhan dan Rasul-Nya dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Dia jadikan kamu penerusnya Orang-orang yang beriman dan menafkahkan, akan mendapat pahala yang besar Dan Yang Mahakuasa berkata Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya karena Allah ibarat sebutir biji yang tumbuh pada tujuh bulir Ada 100 biji di setiap telinga Dan Allah melipatgandakan bagi siapa saja yang Dia kehendaki Dan Allah Maha Meliputi dan Maha Mengetahui Zakat adalah sedekah yang diwajibkan oleh Allah Pengeluaran sukarela adalah hal yang mutlak Dan kebenaran mencakup semuanya Begitulah firman Tuhan Yang Maha Esa Namun bertakwa adalah orang yang beriman kepada Tuhan, hari akhir, para malaikat, kitab, dan para nabi Dia memberikan uang karena cinta kepada sanak saudaranya, anak yatim, orang miskin, musafir, pengembara, dan untuk memerdekakan budak. Dia menunaikan shalat dan membayar zakat Ayat Pertama, dia menyebutkan pengeluaran sukarela Lalu membayar zakat Pengeluaran sukarela tidak mengesampingkan kewajiban zakat Kewajiban zakat tidak membebaskan masyarakat dari belanja sukarela Hidup harus mencakup mereka