Ringkasan konsep Sunni Ketidaktahuan dan kurangnya wacana hukum menghalangi penebusan Ketidaktahuan muncul dalam berbagai bentuk Diantaranya adalah jiwa yang tidak memiliki pengetahuan, itulah yang dimaksud di sini Dan mempercayai sesuatu yang lain dari apa adanya Siapapun yang terjerumus ke dalam larangan dan pelanggaran Entah itu penistaan, bid'ah, atau maksiat Karena kurangnya wacana hukum dan ketidaktahuannya akan hal itu Dia tidak akan mendapat ancaman di dunia maupun di akhirat Orang yang melakukan pelanggaran diancam Dia tidak dihakimi olehnya Hingga ia memperoleh ilmu yang dapat dijadikan bukti untuk melawannya Ini ada dalam kalimatnya Adapun merincinya Ibn al-Qayyim, semoga Tuhan mengasihani dia, mengatakan tentang hal itu Hal ini terdapat dalam ketentuan reward dan punishment Adapun ketentuan dunia Tampaknya hal ini sedang berlangsung Anak-anak orang kafir dan orang-orang gilanya Kafir dalam ketentuan dunia ini Mereka memiliki aturan wali mereka Dia menyelesaikan kata-katanya Orang seperti itu jelas-jelas jatuh ke dalam perangkap Ibarat sujud kepada berhala Atau menyembelih dan bersumpah kepada siapapun selain Tuhan Yang Maha Esa Dia adalah seorang musyrik dalam aturan dunia ini Adapun siksanya di dunia dan di akhirat Anda tidak akan mencapainya kecuali setelah lenyapnya kebodohan Dan argumennya terbukti Tuhan Yang Maha Esa bersabda Kami tidak akan menghukum sampai kami mengirim utusan Siksaan ini pantas dilakukan karena dua alasan Salah satunya Berpaling dari argumen dan keinginannya Atau bekerja sesuai dengan itu Dan yang kedua Perlawanan terhadap argumen dan penolakan untuk bertindak berdasarkan argumen tersebut Setelah mengetahuinya dan melawan keras kepala Yang pertama Tidak percaya, berpaling Dan yang kedua Perselingkuhan, keras kepala dan arogansi Adapun jatuh ke dalam ketidakpercayaan Karena ketidaktahuan dan kegagalan dalam membangun argumentasi Atau tidak mampu melakukannya Inilah yang diingkari Tuhan atas penyiksaan terhadap pemiliknya Hingga dalil para rasul terbukti Ringkasan konsep Sunni