WEBVTT

00:00:00.180 --> 00:00:08.800
Ringkasan konsep Sunni

00:00:08.800 --> 00:00:12.800
Negatif akibat penerapan tujuan sebelumnya

00:00:12.800 --> 00:00:20.019
Upaya untuk menerapkan tujuan sebelumnya menghasilkan beberapa kelemahan

00:00:20.019 --> 00:00:22.019
Salah satunya terlebih dahulu

00:00:22.019 --> 00:00:26.019
Hal ini memerlukan perencanaan terpusat untuk pengelolaan sumber daya

00:00:26.019 --> 00:00:31.019
Membangun proyek-proyek besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat

00:00:31.019 --> 00:00:37.020
Biaya yang harus dikeluarkan untuk hal ini sangat tinggi dan menghabiskan sumber daya negara

00:00:37.020 --> 00:00:43.020
Kembalinya lambat dan efeknya tidak muncul lama kemudian

00:00:43.020 --> 00:00:46.020
Orang-orang tidak bisa menunggunya

00:00:46.020 --> 00:00:47.179
Kedua

00:00:47.179 --> 00:00:53.179
Kepasifan sebelumnya memaksa sistem sosialis-komunis melakukan tiga hal

00:00:53.179 --> 00:00:56.179
Itu semua adalah konsekuensi buruk

00:00:56.179 --> 00:00:57.179
Yang pertama

00:00:58.179 --> 00:01:04.180
Menggunakan nasionalisasi perusahaan, pabrik, dan peternakan yang ada oleh rezim

00:01:04.180 --> 00:01:10.180
Yang dimiliki oleh individu yang menginvestasikan uang yang berharga dan berharga untuk menciptakannya

00:01:10.180 --> 00:01:13.180
Ini adalah ketidakadilan yang tidak disetujui oleh hukum Syariah

00:01:13.180 --> 00:01:15.239
Yang kedua

00:01:15.239 --> 00:01:19.239
Mengenakan pajak penjualan dan biaya transaksi

00:01:19.239 --> 00:01:23.239
Untuk mencoba menutupi defisit anggaran negara

00:01:23.239 --> 00:01:25.239
itu

00:01:25.239 --> 00:01:31.239
Meminjam dari luar negeri untuk menutupi biaya proyek yang akan dilaksanakan

00:01:31.239 --> 00:01:37.239
Dan juga memberikan defisit anggaran ketika pajak tidak mencapai hal tersebut

00:01:37.239 --> 00:01:42.239
Hutang ini bersifat riba dan merusak keberkahan

00:01:42.239 --> 00:01:46.239
Negara seringkali gagal membayarnya

00:01:46.239 --> 00:01:50.239
Semua ini menghalangi tercapainya apa yang disebut kesejahteraan

00:01:50.239 --> 00:01:56.239
Sebaliknya, masyarakat semakin terjerumus ke dalam kemiskinan, ketidakadilan, dan kesulitan

00:01:56.239 --> 00:02:00.750
Seperti halnya realitas masyarakat komunis

00:02:00.750 --> 00:02:02.750
Ketiga

00:02:02.750 --> 00:02:07.750
Administrasi pemerintah pusat mempunyai beberapa kelemahan

00:02:07.750 --> 00:02:12.750
Termasuk kelambanan dalam mengambil keputusan yang diperlukan untuk tindakan apapun

00:02:12.750 --> 00:02:16.750
Yang menyia-nyiakan peluang untuk investasi dan kesuksesan

00:02:16.750 --> 00:02:18.750
Kemalasan dan kelambanan dalam bekerja

00:02:18.750 --> 00:02:22.750
Beri tahu karyawan tersebut bahwa dia akan menerima gajinya pada akhir bulan

00:02:22.750 --> 00:02:27.750
Apakah dia melakukan pekerjaannya dengan sukses atau gagal melakukannya

00:02:27.750 --> 00:02:33.780
Sebab, tidak ada insentif yang memuaskan sepadan dengan kualitas kerja dan produksi

00:02:33.780 --> 00:02:40.780
Memberikan mereka yang bertanggung jawab atas pekerjaan kepada mereka yang loyalitasnya mereka percayai, dengan mengorbankan mereka yang berkualifikasi

00:02:40.780 --> 00:02:47.780
Semua ini mengakibatkan kegagalan lembaga-lembaga sektor publik milik negara

00:02:47.780 --> 00:02:52.780
Pada akhirnya, lembaga-lembaga ini akan terpaksa menjualnya ke sektor swasta

00:02:52.780 --> 00:02:55.780
Artinya pengakuan atas kegagalan sistem ini

00:02:55.780 --> 00:02:59.780
Dan kembalikan milik pribadi

00:02:59.780 --> 00:03:05.780
Setelah kehilangan peluang investasi yang menguntungkan selama periode penggunaan sistem ini

00:03:05.780 --> 00:03:10.819
Tak perlu dikatakan bahwa semua kekurangan dan negatif ini

00:03:10.819 --> 00:03:14.819
Hal ini dilihat dari kepentingan dan keuntungan duniawi

00:03:14.819 --> 00:03:18.819
Selain adanya pelanggaran hukum dalam hal tersebut

00:03:18.819 --> 00:03:24.819
Dan jelas sekali berbenturan dengan sistem dan pendekatan yang direstui Allah terhadap hamba-hamba-Nya

00:03:24.819 --> 00:03:29.819
Untuk mencapai kepentingan agama dan duniawi

00:03:29.819 --> 00:03:32.819
Dalam keseimbangan dan konsistensi sempurna
