Ringkasan konsep Sunni Orang beriman merasa puas dengan apa yang diridhai Allah dan menolak apa yang tidak diridhai-Nya Hamba yang beriman harus merasa puas dengan apa yang diridhai Allah baginya dan menolak apa yang tidak diridhai Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa telah merestui Islam sebagai agama kita, sebagaimana difirmankan Tuhan Yang Maha Esa Hari ini Aku telah sempurnakan bagimu agamamu, sempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan telah Aku jadikan Islam sebagai agamamu Jadi kita harus benar-benar puas dengan agama yang dipilihkan Tuhan Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana untuk kita. Allah tidak merestui kekafiran pada hamba-hamba-Nya, sebagaimana difirmankan Allah SWT Jika kafir, maka Allah maha kuasa dan tidak merestui kekafiran pada hamba-hamba-Nya Para hamba harus melawan kekufuran dan ketidakpuasan terhadap hal tersebut sebagai kenyataan dalam kehidupan Hal ini berkenaan dengan apa yang diridhai Allah menurut syariat Islam Adapun apa yang Allah SWT tetapkan kepada hamba-hamba-Nya dari takdir kosmos-Nya Jika itu adalah sesuatu yang dapat dipertahankan dengan alasan yang sah Dia berusaha untuk menolaknya, dan ini tidak bertentangan dengan kepuasan terhadap apa yang telah ditakdirkan oleh Tuhan Yang Maha Esa Sekalipun itu adalah sesuatu yang tidak dapat dipertahankan jika terjadi, seperti kematian dan musibah sejenisnya Di sini kita harus bersabar dan ridha dengan ketetapan dan takdir-Nya, Maha Suci Dia