Ringkasan konsep Sunni Kemuliaan nama Tuhan dan bangkitnya keimanan kepada-Nya Nama Tuhan yang mulia disebutkan dalam firman Yang Maha Kuasa Semoga rahmat dan berkah Tuhan tercurah padamu, keluarga Dia Maha Terpuji dan Mulia Dan Tuhan Yang Maha Esa berfirman: Dialah Pemilik Arsy yang Maha Agung Semoga yang membacanya membacanya dengan pujian yang mulia Itu adalah bacaan yang ketujuh, kecuali Hamzah dan Al-Kisa’i dari kaum Kufah Mereka membacanya dalam huruf kecil sebagai atribut takhta Kemuliaan adalah keluasan dan mencapai tujuan dalam kemurahan hati, kehormatan dan keagungan Tuhan Yang Maha Esa Maha Mulia, yaitu Maha Pemurah Tidak ada kemurahan hati yang lebih besar daripada kemurahan hatinya Dia diberkati dengan efektivitas dan kualitasnya Dia menciptakannya karena kehebatannya Dia menggambarkan Tuhan sebagai Tuhan yang mulia Ini menunjukkan banyaknya kualitas kesempurnaan dan keluasannya Dan penciptaan tidak dihitung Dan keluasan amalnya serta keberlimpahan dan kontinuitas kebaikannya Salah satu dampak terpenting dari keimanan terhadap nama mulia ini Pertama, cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa Yang memperluas ciptaan-Nya dengan kemurahan, rahmat, dan rahmat-Nya Kedua Meninggalkan keterikatan makhluk lemah dan malang pada Tuhan sendiri Tidak peduli seberapa besar kemuliaan atau kemurahan hati yang ada, itu terbatas Dan hanya mengandalkan Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Mulia itu Mengagungkan, meninggikan dan menghormati Tuhan Yang Maha Esa Sering-seringlah menyebutkannya dan memujinya dengan berteriak, memuliakan dan memujinya Keempat Mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa Untuk mendapatkan kemurahan hati dan kemuliaannya Hal ini sama seperti seseorang yang senang berada dekat dengan setiap manusia yang terhormat dan mulia Tuhan adalah idealnya Dan kepada-Nyalah kedekatan yang setia Hal ini dilakukan dengan menaati-Nya dan mencari keridhaan-Nya Dan jauhkanlah dari dosa dan kekesalannya, Maha Suci Dia Untuk mendapatkan kemuliaan dan kemurahan hati dari-Nya Yang Maha Esa Allah tidak menganugerahkan kemuliaan, keagungan, dan kenangan yang baik Kecuali orang-orang yang hanya beribadah kepada-Nya, mengagungkan-Nya, dan bertakwa kepada-Nya