Ringkasan konsep Sunni Sebuah kesalahan yang menghalangi penebusan Salah versus benar Yang dimaksud adalah seseorang terjerumus ke dalam kekafiran karena kesalahannya tanpa sengaja apa yang diucapkan dan dilakukannya Twister lidah yang keluar secara tidak benar jika muncul karena rasa senang atau sedih yang luar biasa Ini adalah contoh paling jelas mengenai hal ini Apa yang disebutkan dalam hadits tentang Tuhan Yang Maha Esa yang ridha atas taubat hamba-Nya Hal ini dilambangkan dengan kegembiraan seseorang yang menemukan hewan miliknya setelah hilang di gurun pasir Dia membuat kesalahan karena sangat gembira dan berkata: Ya Tuhan, kamu adalah hambaku dan aku adalah Tuhanmu Dia menginginkan yang sebaliknya Kesalahan seperti ini biasa terjadi, khususnya di kalangan non-Arab Siapa yang tidak tahu arti sebenarnya dari kata-kata Arab Contoh kesalahan dalam tindakan Siapa pun yang menghina Al-Quran karena mengira itu kitab lain Seperti buku geografi misalnya, atau kamus bahasa asing Orang ini dimaafkan atas kesalahannya karena dia tidak mengetahui bahwa itu adalah Al-Qur'an Sedangkan barangsiapa yang menghina Al-Qur’an padahal ia mengetahui bahwa itu adalah Al-Qur’an Tapi dia berkata Saya tidak tahu bahwa menghinanya adalah penistaan Ini bukanlah sebuah alasan Karena dia sengaja menghinanya Ketidaktahuan akan hukum itu tidak akan menguntungkannya Bukti yang paling benar dan jelas tentang tidak dipertanggungjawabkan suatu kesalahan Saat itulah umat Islam menaati firman Tuhan Yang Maha Esa Baik kamu menampakkan isi hatimu atau menyembunyikannya, Allah akan meminta pertanggungjawabanmu atas hal itu Dia mengampuni siapa pun yang Dia kehendaki dan menghukum siapa pun yang Dia kehendaki Tuhan mampu melakukan segalanya Mereka berkata, “Kami mendengar dan menaatinya.” Maafkanmu ya Tuhan kami, dan kepadaMulah tujuan akhir Tuhan Yang Maha Kuasa membatalkan keputusan ini dengan mengatakan: Tuhan tidak membebani jiwa melebihi kemampuannya Dia mendapatkan apa yang dia peroleh dan dia berhutang atas apa yang dia peroleh Ya Tuhan kami, jangan hukum kami jika kami lupa atau melakukan kesalahan Ya Tuhan kami, jangan bebankan kami seperti yang Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami Ya Tuhan kami, jangan membebani kami dengan apa yang tidak mampu kami tanggung Dan ampunilah kami, ampunilah kami, dan kasihanilah kami Dan atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian Itu yang difirmankan Tuhan Yang Maha Esa Ya Tuhan kami, jangan hukum kami jika kami lupa atau melakukan kesalahan Dia menjawab ya Diriwayatkan oleh Muslim dalam sebuah hadis yang panjang Ringkasan konsep Sunni