WEBVTT

00:00:00.180 --> 00:00:09.599
Ringkasan konsep Sunni

00:00:09.599 --> 00:00:12.560
Audio

00:00:12.560 --> 00:00:16.559
Para teolog menggunakan istilah “akustik” dalam bab tentang kepercayaan

00:00:16.559 --> 00:00:18.559
Terbukti dengan pendengaran

00:00:18.559 --> 00:00:19.559
Artinya, transportasi

00:00:19.559 --> 00:00:21.559
Yang tidak ada hubungannya dengan alasan

00:00:21.559 --> 00:00:23.559
Artinya, keyakinan yang tidak terlihat

00:00:23.559 --> 00:00:25.559
Seperti surga dan neraka

00:00:25.559 --> 00:00:27.559
Dan keseimbangan dan jalannya

00:00:27.559 --> 00:00:28.559
Dan siksa kubur

00:00:28.559 --> 00:00:30.559
Dan seterusnya

00:00:30.559 --> 00:00:36.560
Orang mungkin berpikir bahwa mereka setuju dengan pendapat kaum Sunni dan masyarakat mengenai laporan ini

00:00:36.560 --> 00:00:38.560
Tapi itu menjengkelkan

00:00:38.560 --> 00:00:40.560
Mereka menaruh sebuah kalimat

00:00:40.560 --> 00:00:45.560
Mereka menjadikannya suatu kondisi dalam setiap masalah audiologi

00:00:45.560 --> 00:00:46.560
Itulah yang mereka katakan

00:00:46.560 --> 00:00:49.560
Pikiran tidak menilai bahwa hal itu tidak mungkin

00:00:49.560 --> 00:00:55.560
Untuk memastikan bahwa acuan dalam keyakinan mereka adalah pada akal

00:00:55.560 --> 00:00:57.560
Dia adalah penguasa teks

00:00:57.560 --> 00:01:01.560
Bukan berarti teks itu sendiri yang menjadi argumen dalam permasalahan ini

00:01:01.560 --> 00:01:05.560
Oleh karena itu, mereka tidak memasukkan sifat-sifat Tuhan Yang Maha Esa dalam mentalitasnya

00:01:05.560 --> 00:01:09.560
Menurut mereka, itu adalah sesuatu yang dapat dirasakan oleh pikiran secara mandiri

00:01:09.560 --> 00:01:15.560
Kemudian mereka menggunakan pikiran mereka yang terbatas untuk mengkaji nash-nash yang membenarkan sifat-sifat Tuhan Yang Maha Esa

00:01:15.560 --> 00:01:17.560
Dan bertentangan dengan pendapat mereka

00:01:17.560 --> 00:01:19.560
Balas teks tersebut jika terbaru

00:01:19.560 --> 00:01:21.560
Bahkan jika itu benar

00:01:21.560 --> 00:01:24.560
Dengan dalih bahwa itu adalah hadis tunggal

00:01:24.560 --> 00:01:28.560
Atau mendistorsinya atau mendelegasikannya jika itu sebuah tanda
