Ringkasan konsep Sunni Pembatasan kebutuhan yang membolehkan apa yang dilarang Keharusan yang membolehkan hal yang dilarang mempunyai kendali dan batasan Kebutuhan tersebut ada dan terjadi dan tidak diharapkan atau diantisipasi Tidak ada cara lain yang diperbolehkan atau tercela untuk menghindari keharusan selain melakukan hal yang dilarang Untuk membatasi tindakan yang dilarang seminimal mungkin untuk menghindari kebutuhan Karena Allah SWT berfirman, “Dia tidak melanggar dan tidak kembali.” Misalnya, memakan makanan haram tidak melebihi apa yang dapat memuaskan dahaga dan menunjang hawa nafsu Sesuatu yang dilarang tidak boleh menimbulkan kerugian bagi orang lain Misalnya tidak boleh menuruti paksaan untuk membunuh orang lain Karena menjaga nyawa baik orang yang terpaksa membunuh maupun orang yang disuruh membunuh adalah dua kebutuhan yang derajatnya sama. Diselenggarakan untuk tujuan pelestarian diri Jiwa orang yang dipaksa tidak lebih layak daripada jiwa orang yang diperintahkan untuk membunuhnya demi menjaganya. Kebutuhan harus menjadi tempat perlindungan Misalnya, ia memaksa orang yang sedang sakit hati untuk memakan makanan terlarang tersebut dengan ancaman, misalnya akan dibunuh atau disiksa jika ia tidak memakannya. Sekalipun menurutnya hal itu diperbolehkan Bukankah seseorang harus dipaksa melakukan hal tersebut jika dia adalah simbol ilmu dan pembela dalam hal-hal yang menyesatkan orang dalam agamanya? Semua pembatasan ini harus dipenuhi dalam setiap kebutuhan yang diperlukan agar apa yang dilarang dapat diijinkan Jika beberapa pembatasan dipenuhi namun tidak dipenuhi yang lain, maka hal ini tidak diperlukan