Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Tonggak sejarah menuju stabilitas Menanggapi janji Ini adalah sarana stabilitas Menanggapi janji Allah dan Rasul-Nya, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian Tuhan Yang Maha Esa bersabda Sekalipun Kami telah menetapkan terhadap mereka agar mereka bunuh diri Atau keluar dari rumahmu Hanya sedikit dari mereka yang melakukannya Bahkan jika mereka melakukan apa yang mereka khotbahkan Akan lebih baik bagi mereka dan lebih kuat Dan seandainya Kami memberi mereka pahala yang besar dari Kami Dan Kami akan memberi petunjuk kepada mereka ke jalan yang lurus Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul, maka mereka itu termasuk orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah Dari para nabi, orang-orang yang jujur, orang-orang yang syahid dan orang-orang yang bertakwa Dan mereka adalah teman yang baik Anugerah itu berasal dari Allah, dan cukuplah Allah Maha Mengetahui Al-Saadi berkata dalam tafsirnya Seandainya Dia menetapkan bagi hamba-hamba-Nya perintah-perintah yang sulit bagi jiwa Dari membunuh jiwa dan meninggalkan rumah Hanya sedikit dari mereka yang melakukannya dan itu jarang terjadi Hendaklah mereka memuji Tuhannya dan berterima kasih kepada-Nya karena telah memfasilitasi apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka Salah satu perintah yang mudah dilakukan oleh semua orang dan tidak sulit untuk dilakukan Hal ini merupakan petunjuk agar hamba tersebut harus berwaspada terhadap hal-hal tercela yang dilakukannya Sehingga ibadahnya menjadi lebih mudah baginya dan ia memperbanyak puji dan syukur kepada Tuhannya Kemudian dia menceritakan jika mereka melakukan apa yang mereka khotbahkan Artinya, apa yang ditugaskan kepada mereka pada setiap waktu menurut Dia Jadi mereka mengerahkan upaya mereka dan mengabdikan jiwa mereka untuk melakukannya dan menyelesaikannya Jiwa mereka tidak mendambakan apa yang belum mereka capai dan tidak mereka tuju Inilah yang harus dilakukan seorang pelayan Untuk melihat situasi yang perlu dia lakukan dan menyelesaikannya Kemudian bertambah sedikit demi sedikit Hingga ia mencapai apa yang menjadi takdirnya dalam ilmu dan pekerjaan dalam urusan agama dan dunia Inilah kesalahan orang yang jiwanya mendambakan sesuatu yang belum dicapainya atau belum diperintahkan untuk dilakukannya Dia sulit mencapai hal ini karena pemborosan energi, kemalasan, dan kurangnya aktivitas Kemudian aturlah apa yang terjadi pada mereka untuk melakukan apa yang mereka ajarkan, yaitu empat hal Salah satunya adalah sedekah dalam sabdanya, “Itu lebih baik bagi mereka.” Maksudnya, mereka termasuk orang-orang baik yang ciri-cirinya berdasarkan gambaran amal shaleh yang diperintahkan kepada mereka. Artinya, mereka tidak lagi dianggap jahat, karena membuktikan sesuatu memerlukan penyangkalan terhadap kebalikannya Kedua, mencapai dan meningkatkan stabilisasi dan stabilitas Tuhan menguatkan orang-orang yang beriman karena imannya, yaitu melakukan apa yang diperintahkan kepadanya Menguatkan mereka dalam kehidupan dunia ketika godaan muncul, baik perintah, larangan, dan musibah Mereka memperoleh ketabahan dan berhasil dalam menjalankan perintah dan meninggalkan beban-beban yang dituntut oleh jiwa Apabila terjadi musibah yang dibenci hamba, ia diberikan kemantapan melalui kesuksesan, kesabaran, rasa puas, atau rasa syukur Dia menerima bantuan dari Tuhan untuk melakukan ini Keteguhan agamanya diperolehnya ketika mati dan di alam kubur Demikian pula hamba yang melakukan apa yang diperintahkan kepadanya, terus mengamalkan perintah-perintah yang sah sampai ia terbiasa dengannya Dia merindukannya dan orang-orang seperti dia, dan ini akan membantunya untuk tabah dalam ketaatan Pepatah ketiga Artinya, dalam waktu dekat dan yang akan datang, yaitu untuk jiwa, hati, dan raga Ini adalah kebahagiaan abadi yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terpikirkan oleh hati manusia Keempat Petunjuk menuju jalan yang lurus Ini merupakan keumuman dan kekhususan demi kehormatan dibimbing ke jalan yang lurus Karena itu mencakup pengetahuan tentang kebenaran, kecintaan terhadap kebenaran, tidak mementingkan diri sendiri, dan bertindak berdasarkan kebenaran tersebut Kebahagiaan dan kemakmuran bergantung pada hal itu Barang siapa yang mendapat petunjuk di jalan yang lurus, maka ia akan dibalas dengan segala kebaikan, dan dijauhi segala keburukan dan keburukan. Tonggak sejarah menuju stabilitas