Ringkasan konsep Sunni Stabilitas gigi dan stabilitasnya Baik hukum universal maupun hukum sosial memiliki stabilitas dan kesinambungan yang sama Dari segi asal usul dan totalitas Namun, mereka berbeda dalam hal berikut ini Pertama Norma sosial selalu berubah Jangan berubah atau tertinggal Jika syarat-syaratnya terpenuhi dan tidak ada hambatannya Itu adalah apa yang Tuhan katakan tentang hal itu Lidah kita tidak menemukan pertobatan apa pun Adapun hukum universal Mungkin rusak, Insya Allah Baik sebagai keajaiban maupun pertanda Allah juga menghapuskan sunnah membakar dengan api Demi Nabi Ibrahim, saw Tuhan Yang Maha Esa bersabda Kami berkata, hai api, jadilah kesejukan dan kedamaian bagi Ibrahim Atau sebagai sebuah kehormatan bagi orang-orang kudus Tuhan Tuhan juga menciptakan rezeki untuk Maryam, saw, di relung doa Tuhan Yang Maha Esa bersabda Setiap kali Zakharia masuk ke tempat suci untuknya, dia mendapat rezeki bersamanya Dia berkata: Wahai Maryam, aku milikmu untuk ini Dia bilang itu dari Tuhan Allah memberi rezeki bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya tanpa hisab Atau malah sebagai bentuk godaan dan ujian Hal ini juga akan terjadi di tangan Antikristus pada akhir zaman Kedua Hukum universal jelas dan tepat Mudah dikenali Seperti mengetahui bahwa api menyala Gravitasi menarik sesuatu dari atas ke bawah Dan seterusnya Sedangkan norma sosial tidak bisa diukur Itu disembunyikan dari banyak orang Terutama mereka yang tidak percaya pada Al-Qur'an Dan orang-orang yang tidak beriman kepada pengelolaan segala sesuatu oleh Tuhan Yang Maha Esa Sesuai dengan pengetahuan, kemauan dan kebijaksanaannya Hal itu tidak dapat dipahami kecuali dengan merenungkan dan merenungi ayat-ayat Allah yang dibacakan Dan mengukur kondisi masyarakat terhadapnya Untuk menyadari betapa benarnya Sunnah-Nya, Maha Suci-Nya, mengenai sahabat-sahabat-Nya dan musuh-musuh-Nya Ringkasan konsep Sunni