1 00:00:00,180 --> 00:00:08,900 Ringkasan konsep Sunni 2 00:00:08,900 --> 00:00:11,900 Menantikan masa depan 3 00:00:11,900 --> 00:00:18,789 Meramalkan masa depan bukanlah suatu bentuk dugaan atau ramalan 4 00:00:18,789 --> 00:00:24,789 Sebaliknya, hal ini didasarkan pada prediksi hasil masa depan berdasarkan data saat ini 5 00:00:24,789 --> 00:00:30,789 Negara-negara Barat telah mendirikan pusat-pusat dan departemen-departemen di mana penelitian dan studi dilakukan 6 00:00:30,789 --> 00:00:37,789 Kami lebih berhak mendapatkan hal ini dibandingkan mereka karena kami mempunyai sumber terpercaya untuk melaksanakannya 7 00:00:37,789 --> 00:00:45,789 Kita mempunyai Al-Qur’an dan penyebutan hukum-hukum ketuhanan, baik universal maupun sosial 8 00:00:45,789 --> 00:00:50,789 Kami memiliki hadits Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian 9 00:00:50,789 --> 00:00:57,789 Ini berisi informasi tentang peristiwa masa depan dan tanda-tanda kecil dan besar dari Hari Kiamat 10 00:00:57,789 --> 00:01:05,819 Kita harus mempelajari sejarah, mempertimbangkan fakta-faktanya, dan membandingkan contoh-contoh masa kini dengan fakta-fakta tersebut 11 00:01:05,819 --> 00:01:12,819 Menarik kesimpulan berdasarkan hukum Tuhan mengenai fakta sejarah ini 12 00:01:12,819 --> 00:01:18,920 Kami memiliki visi mukmin sejati dan penafsirannya melalui sumber keadilan yang dapat diandalkan 13 00:01:18,920 --> 00:01:25,920 Asalkan kita tidak berbenturan dengan suatu putusan hukum dan tidak yakin akan penafsirannya 14 00:01:25,920 --> 00:01:33,920 Beliau, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata, “Pada akhir zaman, penglihatan orang beriman tidak akan salah.” 15 00:01:33,920 --> 00:01:37,920 Penglihatan yang paling benar adalah ucapan yang paling benar 16 00:01:37,920 --> 00:01:47,980 Penglihatan orang beriman adalah salah satu dari 46 bagian kenabian yang diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi dan disahkan oleh Al-Albani.