Ringkasan konsep Sunni Keajaiban grafis Keajaiban yang nyata mencakup kefasihan kata-kata Al-Qur'an Dan kefasihan metodenya Dan ketatnya serta konsistensi sistemnya Keajaiban inilah yang menjadi bukti paling tulusnya seruan beliau pada masa Rasulullah SAW Ini untuk dua hal Pertama Tantangannya terbatas pada satu surah Al-Qur'an Hal ini berlaku untuk surah terpendek di dalamnya Surat pendek tidak boleh memuat peraturan perundang-undangan atau keterangan tentang hal gaib Atau fakta ilmiah Sampai ada keajaiban legislatif, metafisik atau ilmiah Namun keajaiban grafisnya tidak pernah hilang Kedua Keajaiban sering kali datang dari sesuatu yang dikenal dan terkenal oleh orang-orang Musa, saw, diutus kepada suatu kaum yang terkenal dengan ilmu sihirnya Tongkatnya membatalkan sihir itu Dan Yesus, saw Orang-orang pada masanya terkenal dengan pengobatannya Mukjizat-mukjizatnya konsisten dengan hal itu dan lebih fasih daripada itu Dimana beliau menyembuhkan orang sakit dan menghidupkan kembali orang mati, Insya Allah Orang Arab terkenal dengan kefasihan perkataannya dan kefasihan metode berbicaranya Al-Qur'an datang secara keseluruhan dengan tingkat kefasihan dan kefasihan tertinggi, menambah tantangan Namun, keajaiban nyata ini hanya dapat dipahami oleh orang Arab yang sudah dewasa Mereka yang menguasai bahasa Arab dan seninya Hal ini tidak berlaku di kalangan orang non-Arab atau orang Arab masa kini Sebab lidah mereka didominasi oleh kebodohan dan jauh dari kefasihan dan kefasihan Orang-orang seperti itu tidak mampu melakukan semua jenis mukjizat lainnya Adapun keajaiban grafis Mereka berhak menerima bahwa orang-orang Arab yang fasih berbicara itu sudah dewasa Mereka tidak mampu menentang Al-Qur’an dan menghasilkan sesuatu yang serupa dengan Al-Qur’an Pertama-tama, mereka tidak mampu Siapapun yang mempelajari bahasa dengan baik dan menguasainya Apakah dia orang Arab atau non-Arab Dia akan memahami keajaiban jenis ini dan menyadarinya Dia menerimanya sebagaimana orang-orang Arab awal menerimanya