Bagian dari Empat Puluh Hadits Imam An-Nawawi · Pelajaran 24 dari 41

Empat Puluh Nuklir | Hadits Nomor (22)

◉ 0 tayangan ⏱ 1:30 Audio terjemahan — Bahasa Indonesia
0:000:00

Transkrip

Terjemahan mesin — mungkin ada kesalahan
0:00 Empat puluh nuklir
0:06 Atas wewenang Abu Abdullah Jaber bin Abdullah Al-Ansari radhiyallahu 'anhu kepada keduanya
0:12 Seorang pria bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia berkata:
0:18 Pernahkah Anda melihat jika saya shalat wajib, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menghalalkan apa yang diperbolehkan?
0:25 Saya melarang apa yang dilarang dan tidak melakukan apa pun lebih dari itu
0:30 Masuk Surga. Dia menjawab ya. Diriwayatkan oleh Muslim
0:36 Yang dimaksud dengan “Aku mengharamkan yang haram adalah menghindarinya”, dan arti “Aku menghalalkan” adalah “menghalalkan”.
0:42 Saya melakukannya dengan berpikir bahwa hal itu diperbolehkan baginya, dan Tuhan Maha Mengetahui
0:47 Hadits tersebut menunjukkan bahwa jalan menuju surga jelas dan mudah
0:54 Hal ini didasarkan pada pencapaian tauhid dan pelaksanaan kewajiban yang dibebankan Tuhan kepada hamba-hamba-Nya
1:01 Memasuki surga bukanlah tugas yang rumit
1:05 Melainkan dengan menjaga rukun Islam dengan ikhlas dan integritas
1:10 Hadits tersebut menegaskan bahwa hal terbesar itulah yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah
1:14 Ini adalah komitmen terhadap tugas sebelum berkembang menjadi tindakan sukarela
1:19 Sebab kewajiban merupakan landasan bagi kebenaran agama dan keberlangsungan hidup manusia di akhirat