Bagian dari Tafsir al-Tabari (seri lengkap)
· Pelajaran 242 dari 308
Kesimpulan Tafsir Al-Tabari Episode (95) | Surat Al-Tin
0:000:00
Transkrip
Terjemahan mesin — mungkin ada kesalahan
0:00
Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
0:05
Kesimpulan dari tafsir Al-Tabari
0:08
Hal itu dirangkum oleh Dr. Aqeel bin Salem Al-Shammari
0:12
Surat Al-Tin
0:18
Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
0:22
Buah ara dan zaitun
0:26
Dan mode Sennin
0:28
Ini adalah negara yang jujur
0:32
Kami menciptakan manusia dalam kondisi terbaik
0:38
Lalu kami mengirimnya kembali ke bawah dua bajingan
0:43
Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh
0:48
Mereka akan mendapat pahala yang tak terukur
0:52
Tuhan kita bersumpah demi Gilth-Nah dengan buah ara
0:56
Ini adalah buah ara yang dapat dimakan
0:58
Dan buah zaitun yang minyaknya diperas
1:01
Senin adalah gunung yang terkenal
1:05
Negara ini aman dari musuh-musuhnya
1:07
Untuk melawan rakyatnya atau menyerang mereka
1:11
Kami menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya
1:15
Kemudian kami mengembalikannya ke usia yang paling menyedihkan
1:18
Untuk usia demensia
1:20
Mereka yang pikirannya sudah beranjak tua dan sombong
1:24
Dia berada di bawah
1:26
Di akhir kehidupan dan hilangnya akal
1:29
Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh
1:32
Dalam kesehatan dan masa muda mereka
1:35
Mereka akan mendapatkan pahala yang tidak dapat disyukuri setelah masa tua mereka
1:39
Seolah-olah mereka mempunyai semua itu untuk perbuatan mereka
1:43
Jika mereka sedang bekerja
1:45
Mereka kuat untuk bekerja
1:47
Mereka mempunyai pahala yang tidak berkurang
1:49
Dia juga menjalani hari-hari kesehatan dan masa mudanya
1:55
Lalu apa yang membuatmu berbohong tentang agama?
1:59
Bukankah Tuhan adalah hakim yang paling bijaksana?
2:06
Siapakah yang dapat mengingkarimu, wahai Muhammad, setelah argumen-argumen ini?
2:09
Yang kami gunakan sebagai alasan agama
2:12
Artinya taat kepada Tuhan
2:14
Dan Dia memberi pahala kepada hamba-hamba-Nya atas amal mereka
2:18
Bukankah itu Tuhan, Muhammad?
2:19
Dia lebih bijaksana dalam mengambil keputusan
2:22
Dan Dia memisahkan keputusan-Nya di antara hamba-hamba-Nya
2:26
Kesimpulan dari tafsir Al-Tabari