Bagian dari Tafsir al-Tabari (seri lengkap) · Pelajaran 253 dari 308

Kesimpulan Tafsir Al-Tabari Episode (101) | Surat Al-Qaraa

◉ 0 tayangan ⏱ 2:43 Audio terjemahan — Bahasa Indonesia
0:000:00

Transkrip

Terjemahan mesin — mungkin ada kesalahan
0:00 Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
0:05 Kesimpulan dari tafsir Al-Tabari
0:08 Hal itu dirangkum oleh Dr. Aqeel bin Salem Al-Shammari
0:12 Surat Al-Qaraa
0:18 Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
0:22 Pengetuknya
0:24 Lelucon yang luar biasa
0:26 Bagaimana cara mengetahui apa itu Al-Qaraa?
0:29 Hari dimana orang-orang berada
0:32 Tenangkan selimut yang menyebar
0:36 Dan gunung-gunung akan menjadi seperti belut berbulu halus
0:43 Pengetuknya
0:45 Itulah saatnya teror menyerang hati manusia
0:49 Dan malapetaka yang menimpa mereka akan sangat besar
0:53 Itu adalah pagi hari dan bukan malam setelahnya
0:56 Lelucon yang luar biasa
0:58 Apa pun pada saat itu
1:00 Kengerian yang melumpuhkan ciptaan
1:02 Artinya, betapa hebat, mengerikan, dan mengerikannya hal itu
1:06 Oh Muhammad, aku tidak merasakan hal seperti ini
1:10 Al-Qaraa adalah hari dimana manusia akan seperti tempat tidur
1:14 Dialah yang terjatuh ke dalam api dan pelita
1:17 Bukan nyamuk atau lalat
1:20 Yang dimaksud dengan Al-Mabthoth adalah Pemisah
1:24 Dan pada siang hari gunung-gunung akan menjadi seperti bulu domba
1:29 Adapun bagi mereka yang timbangannya berat
1:33 Dia memiliki kehidupan yang puas
1:37 Adapun orang-orang yang timbangannya ringan
1:41 Ibunya adalah jurang maut
1:45 Bagaimana kamu tahu apa itu?
1:48 Api panas
1:52 Adapun orang yang amal shalehnya berat
1:55 Dia berada dalam kehidupan yang dia puas di surga
1:59 Adapun orang yang amal shalehnya ringan
2:02 Tempat perlindungan dan kediamannya adalah jurang maut
2:05 Di mana dia jatuh dengan kepalanya ke Neraka
2:09 Sebaliknya, Dia menjadikan Neraka sebagai suatu bangsa
2:12 Karena dialah yang menjadi tempat berteduhnya sebagaimana seorang wanita menaungi anaknya
2:16 Jadi dia melakukannya karena dia tidak punya tempat berlindung lain untuk dirinya sendiri
2:20 Dalam status Bunda Allah
2:22 Ya Muhammad, aku tak merasa seperti jurang yang dalam
2:25 Lalu dia menjelaskan apa itu dan berkata
2:28 Api yang terlindung dari bahan bakar