Bagian dari مفاهيم أهل السنة (اكتملت السلسلة) · Pelajaran 847 dari 1185

خلاصة مفاهيم أهل السنة | المفهوم (911) | آداب الحوار وضوابطه

◉ 0 tayangan ⏱ 2:02 Audio terjemahan — Bahasa Indonesia
0:000:00

Transkrip

Terjemahan mesin — mungkin ada kesalahan
0:00 Ringkasan konsep Sunni
0:08 Etiket dan kontrol dialog
0:12 Dalam Kitab Tuhan Yang Maha Esa terdapat ayat yang memuat tiga akhlak pokok
0:18 Dan Tuhan Yang Maha Esa memberitakannya
0:21 Dialog harus dimulai dari situ
0:24 Sehingga buahnya bermakna dan bermanfaat
0:28 Tuhan Yang Maha Esa bersabda
0:30 Katakan, “Aku hanya melindungimu dengan satu hal.”
0:34 Bahwa Anda membela Tuhan, dua atau satu, dan kemudian merenung
0:40 Etiket pertama dalam firman Yang Maha Kuasa adalah membela Tuhan
0:45 Berdiri untuk Tuhan artinya tidak terikat dan tulus dalam mencari kebenaran
0:51 Tunduk kepada-Nya dan membuang sikap mementingkan diri sendiri dan fanatisme hawa nafsu
0:58 Literatur kedua adalah firman Yang Mahakuasa, “dua dan beberapa.”
1:03 Artinya dialog dan pemikiran terjadi antara seseorang, dirinya sendiri, dan individu
1:10 Atau antara satu pihak dengan pihak lainnya
1:13 Dialog tidak boleh dilakukan dalam kelompok orang
1:17 Karena kebenaran hilang di atmosfer publik
1:20 Sulit bagi jiwa untuk tunduk pada kebenaran di hadapan manusia
1:24 Adapun antara dua individu, lebih efektif untuk tunduk pada kebenaran
1:29 Literatur ketiga adalah firman Yang Maha Kuasa, “Kalau begitu renungkanlah.”
1:34 Artinya, masing-masing pihak menggunakan pikirannya setelah melepaskan diri
1:38 Dia memikirkan tentang apa yang dia miliki dan bukti apa yang dimiliki pihak lain
1:43 Mana yang lebih benar?
1:45 Hal ini mensyaratkan bahwa dia tidak boleh berbicara untuk mendukung siapa dirinya tanpa pengetahuan
1:51 Dan agar pemiliknya tidak melakukan kesalahan kecuali dengan ilmu